Desa Kedungsari
Desa Kedungsari adalah wilayah yang tumbuh dengan potensi alam, budaya, dan ekonomi, dipadukan dengan upaya pemberdayaan masyarakat dari program KKN dan pemerintah desa.
Tentang Kedungsari
Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro pada tahun ini kembali menyelenggarakan program KKN sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi masyarakat melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan desa. Berdasarkan hal tersebut, kelompok KKN akan melaksanakan kegiatan di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur.
Desa Kedungsari merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Secara administratif, desa ini dipimpin oleh Bapak M. Alamudin dan terdiri atas tiga dusun, yaitu Dusun Krajan, Dusun Kedunglo, dan Dusun Tempuran. Desa Kedungsari memiliki 12 Rukun Tetangga (RT) dan 4 Rukun Warga (RW), dengan jumlah penduduk sebanyak 2.235 jiwa yang terdiri atas 1.115 penduduk laki-laki dan 1.120 penduduk perempuan. Sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, buruh tani, serta peternak.
Dalam bidang pendidikan, Desa Kedungsari memiliki sarana pendidikan yang cukup memadai, meliputi dua playgroup, satu taman kanak-kanak, satu sekolah dasar, satu Raudhatul Athfal (RA), satu sekolah Islam, dan satu madrasah ibtidaiyah. Selain itu, kehidupan sosial masyarakat didukung oleh berbagai organisasi dan lembaga kemasyarakatan, seperti PKK, Karang Taruna, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Posyandu, Hansip/Linmas, serta kegiatan keagamaan yang berpusat pada satu masjid dan tiga belas musala.
Potensi Desa
Desa Kedungsari memiliki potensi alam, budaya, dan ekonomi yang cukup besar untuk dikembangkan. Salah satu potensi utama desa adalah keberadaan Waduk Gongseng yang dibangun sebagai infrastruktur strategis nasional dengan fungsi utama sebagai penyedia air irigasi, sumber air baku, dan pengendali banjir. Waduk ini berperan penting dalam menyuplai kebutuhan air bagi Daerah Irigasi Pacal yang mencakup beberapa kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Selain Waduk Gongseng, desa ini juga memiliki potensi pendukung berupa Bukit Tono yang menyuguhkan panorama alam, serta kedekatannya dengan objek wisata Air Terjun Kedung Maor yang berpotensi dikembangkan.
Di samping potensi alam, Desa Kedungsari juga memiliki kekayaan budaya yang masih dilestarikan masyarakat, seperti tradisi sedekah bumi, ruwatan, upacara adat perkawinan, kelahiran, kematian, serta tradisi bercocok tanam. Potensi ekonomi masyarakat ditunjukkan dengan keberadaan berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), toko, kios, industri makanan, dan industri kerajinan. Produk UMKM yang berkembang di masyarakat antara lain aneka keripik dan berbagai usaha perdagangan yang telah dipasarkan hingga luar daerah.
Lokasi Desa
Temukan lokasi Desa Kedungsari di peta